event + workshop +just my word

Membeli Pengalaman

Sejak beberapa minngu lalu, pulang dari Jepang, lagi banyakin diri buat “istirahat” dan lagi beeusaha terhubung lagi dengan hati, #Haseek. lagi di fase lelah dan bahasa kerennya mah “detox” dari gadget dan fokus sama amanah di dunia nyata.Karena aku tipe yang kalo sharing gak dari hati, males juga postingnya dan pasti beda rasanya, dan menurutku hidup kita baik-baik aja juga kan meskipun jarang update, wkwk. yang penting otak gak kudet, #Eaaa..

 

Iya balik lagi ke soal, kenapa kami memilih ke jepang untuk destinasi ke luar negeri. buat aku pribadi dan sekeluarga, jalan-jalan kami maknai sebagai “membeli pengalaman” dan jadi proses pembelajaran bukan sekedar piknik, dan aku merasa bersyukur bisa ke Jepang dengan segala keindahan kota, dan manusianya.

“Membeli pengalaman” ini, bukan ngerasa kami membuang uang karena sudah kami anggarkan lebih dari satu tahun sebelum memutuskan untuk pergi. buat kami, jalan-jalan dan ke alam bisa jadi salah satu sarana kami makin terhubung lagi satu sama lain karena tantangan selama safar selalu menegangkan, seru, capek, dan asyik, apalagi bawa bayi. tipsnya sebelum 2 tahun biar gak kena tiket, hahaha, sama setelah 6 tahun yah katanya yang bisa inget dan jadi merajut kenangan indah sama orangtuanya.

tapi ngomongin soal Jepang, tapi asli aku merasa pulang-pulang dari Jepang ngerasa capek dan butuh adaptasi banyak hal. sebenernya karena ningalin banyak kerjaan dan jadinya satu-satu pelan-pelan ditunaikan dulu sih kewajibannya, hahahaha, tapi so far happy. Ziyad juga sempet sakit juga karena kecapekan, tapi pas udah sembuh, keasyikan ngilang, haha. enggak ding.

intinya, ternyata bahagia juga loh mengurangi ifntensitas kita sama gadget. jiwa ngerasa diisi dengan banyak hal. terhubung sama keluaerga, sahabat, jadi sering masak, jadi sering baca buku, baca artikel, dan banyak belajar, pastinya. sama satu lagi tentang membeli pengalaman, jangan ragu untuk berinvestasi untuk membeli pengalaman dan gak mesti high budget, bisa juga dengan membeli buku diluar genre yang kt biasa baca, atau datang ke majelis ilmu yang berbayar, kulineran halal dan nyobain makanan lokal yang gak pernah dicoba, bersepeda, pergi ke alam, atau apapun yang bisa meningkatkan kebahagiaan jiwa kita, agar hidup kita seimbang. semangaaaaaaaaaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *