event + workshop +just my word

Day 12 : Bulan Tarbiyah

Kalo keberhasilan parenting dilihat dari indikator yang nampak, “mata”, sudah banyak yang bahas.

Tp uniknya mengapa aku tertarik ikutan kelas femininitas Jalan fitrah Bunda, selama 10 kali pertemuan dgn ustad adalah, karena yang dibahas adalah sesuatu yang tak tampat mata. “Mata hati”.

Pernah denger istlah firasat ibu tak lekang waktu? Ini adalah hasil nyata tajamnya “seorang Hati Ibu/Ayah” yang Allah udah kasih potensi ke kita semua. Tp tentu dengan melatih mata hari ini terus tajam.

Semua proses dalam perjalanan menjadi orangtua khususnya perempuan calon orangtua peradaban adalah dimulai dari pendidikan hati.

Beliau dengan tajam membahas dengan bahasa Psikologi praktis yang ringan, dengan contoh2 sederhana. Ngena.

Hilangnya femininitas (dalam hak ini kelembutan hati) it is very different dgn istilah feminisme ya. Bahkan bs dibikang jauh banget.

Bagaimana cara suami mendukung istri u/ ketaatan.

Bagaimana suami menjadi nahkodandalam layar rumah tangga.

Bagaimana mendidik anak dan cinta. Membangun empati pada anak, dan semua bajasan parenting yang beda. :”)

Ternyata angkatan 1, termasuk aku dan semua sahabat diberi kesempatan u/ bertutur dan bercerita ttg oegalaman kami dalam kehidupan dikaitkan selama proses belajar kami selama 10 kali langsung dimbimbing oleh istadz.

Sedikit banyak terangkum di buku yang ditulis oleh relawan baik ttg ilmiahnya maupun self-experience pesertanya.

:”)

Semoga kita semua terus bisa

Menjadi orangtua belajar, yang melahirkan dan mendidik tugas anak dengan baik jg.

Amiiin.

Semua yang baik pasti datangnya dari rahmat dan pertolongan Allah. Bukan semata karena kitanya baik juga.

Dan momen ramadhan kali ini, banyak yang beda, aku ngerasa banger banyak wujud dan kasih sayang Allah, tarbiyah-nya dengan penuh cinta, hadir mengiringi keluarga muda yang baru kami rintis ini.

Ba’da subuh, seperti biasanya waktu mas “memberikan nasehat dan insight baik ke aku sebagai istri”, adalah bagaimana bulan ramadhan yang dulunya adalah bulan al-Quran ini, menjadikan semangat untuk kita mengaplikasan ayat Quran meski hanya satu ayat.

Contoh :

Fasta’inu bissobro wasaolat

Mari kami saling tolong menolong lagi dalam kesabaran dan solat. Solat disini adalah mewakili semua aktivitas ibadah yang bisa mendekatkan kita pada-Nya.

Semoga Allah selalu tolong kita semua amiiin.

Innalhamdalillah.❤️

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *