thoughts UFO Family : Kisah Rumah Tangga Muda

Day 19 : Bekal

Inspirasi Ramadhan Series.

Telah Meninggal Salah Satu Ulama Berpengaruh di Indonesia

Innalillahai wa inna ilaihi rooji’un, semoga Allah tempatkan di sisi terbaik-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan, Allah beri kesabaran, ketabahan dan kekuatan. sore tadi, tiba-tiba mas uta cerita,

“Fi, tau gak? dulu salah satu Ustadz yang “menerangi” aku untuk belajar islam lebih dalam salah satunya Alm. KH. Arifin Ilham. Inget banget setiap malem, dengerin ceramah beliau kata demi kata. Aku merasa beliau sangat mencahayai aku, dan jadi salah satu wasilah aku buat seneng belajar islam sampai sekarang.”

#DEG

 

Tetiba hening. Hati aku langsung reflek ngucap masyaAllah wa tabarokallah, gitu kaliya bisa mempersiapkan amal soleh tuh indah. Lansgung hening dan bersambut kontemplasi, apa aja kira-kira karya yang udah dan akan aku tinggalin didunia ini? 🙁

Rasanya masih jauh. 🙁

MasyaAllah. Maha benar Allah dengan segala firmannya bahwa kematian dan kembali kepada-Nya adalah sebaik-baiknya nasehat, dan amal soleh adalah sebaik-baiknya bekal.

Kematian sangat dekat.  Perbaiki diri tuh emang harus setiap saat, agar hidup selalu berusaha untuk taat. Tak perlu dengan sengaja melakukan maksiyat karena yang tidak sengaja dan dosa yang kita perbuat aja, sadar gak sadar banyak yang melekat.

Jadi mikir, memang pencarian mengenal diri harus berbaringan juga dengan pencarian kita mengenal Allah. Mengenal islam sebagai cahaya. Pencarian minat bakat dalam diri juga harus muaranya adalah semata “mencari” ibadah yang bisa diandalkan untuk bekal di akhirat. Sesuai dengan kapasitas kita (untuk dakwah), diluar ibadah yang sudah ditentukan tentunya. Karena bisa jadi apa yang Allah permudah dalam diri kita, misal ada yang jago public speaking, creating event, atau menulis, adalah cara Allah menyuruh kita dengan halus untuk kebermanfaatan diri ini bisa dinikmati oleh banyak orang lain, dalam rangka meningkatakan keyakinan dan ketaatan kita kepada-Nya, dalam rangka menolong agama-Nya. 

Yakin kan ayat Allahyang bilang, barang siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan meneguhkan kedudukan kita. Janji manusia mungkin kita pernah kecewa, tapi ini janji Allah loh. layak banget buat diperjuangin. :’)

Jadi lagi-lagi kembali diingatkan bahwasannya perjalanan ini hanyalah sebatas perjalanan di rest area yang hanya diberi kesempatan untuk mengetahui dan mencari  bekal apa yang tepat.

janganlah hati ini lalai untuk senantiasa menetap di rest area, hingga lupa bahwa sejatinya perjalanan menuju-Nya adalah harusnya menjadi cita-cita tertinggi dari setiap insan. MasyaALlah.

semoga kita sekeluarga Allah beri kesempatan untuk bisa bertemu dengan-Nya. Semoga kita semua juga bisa belajar dari almarhum, untuk meninggalkan rekam jejak yang baik, untuk bekal kelak di yaumul akhir.

wallahu a’lam bishoab.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *